Thursday, Jun 20th

Last update:09:01:42 PM GMT

You are here

Suara Warga

Bahrir: Saya Bangga Airin Menang

E-mail Cetak PDF

Muhammad Bahrir,  warga Pisangan, Ciputat Timur, mengaku bangga Airin menang. Apalagi, kata Bahrir, kemenangan Airin ini diperoleh lewat kerja keras dan tidak melakukan pelanggaran maupun kecurangan.

"Alhamdulillah, masyarakat tidak salah pilih pemimpin. Airin pilihan tepat untuk manata Tangsel," kata Bahrir saat ditemui usai Pleno Rekapitulasi Suara Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Tangsel di Syahida Inn UIN Syarif Hidayatullah, Rabu (18/11).

Bahrir menilai, selama ini Airin benar-benar mempunyai niatan tulus untuk menata Tangsel. Dijelaskan Bahrir, ini dibuktikan Airin dengan berbagai kegiatan sosial yang digeluti, seperti menjadi Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangsel, membina berbagai kegiatan kepemudaan, majlis taklim, posyandu, dan kegiatan sosial lainnya.

"Saya bangga Ibu Airin menang, Bu Airin benar-benar mempunyai niatan tulus untuk menata Tangsel. Buktinya, selama ini Bu Airin menggeluti berbagai kegiatan sosial," kata Bahrir.

Dengan terpilihnya Airin menjadi walikota Tangsel, Bahrir yakin, Tangsel akan menjadi Kota Madani (Mandiri, Damai, dan Asri) sesuai dengan visi - misi Airin. Ditangan Airin, kata Bahrir, Kota Tangsel yang masih semrawut akan lebih tertata. 

"Saya yakin Bu Airin akan menjadikan Tangsel sebagai Kota Madani, Tangsel yang masih semrawut ini akan jauh lebih tertata di tangan Bu Airin," tandas Bahrir. (Mus/Ber)

Zulfikar Rela Pulang ke Tangsel Demi Coblos Pasangan Nomor Empat

E-mail Cetak PDF
Pulang untuk coblos nomor 4Ditengah kesibukannya sebagai mahasiswa, Zulfikar Husnul Labib (18), pemuda yang kini menempuh pendidikan di Universitas Padjajaran (UNPAD) Bandung ini rela pulang ke rumahnya di Jl. Jombang raya no. 7, Bintaro, Tangerang Selatan (Tangsel) demi mencoblos nomor empat pada hari pencoblosan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Tangsel, Sabtu (13/11) besok.

Bagi Zulfikar, pasangan bernomor urut empat Airin-Benyamin adalah pilihan terbaik untuk masa depan Tangsel. Zulfikar mengatakan, Airin adalah sosok wanita muda yang dekat dengan masyarakat. Bahkan, aktivitas ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangsel itu telah menjadi lokomotif kemajuan sosial di Tangsel.

Apalagi, sambung Zulfikar, Airin didampingi Benyamin Davnie yang telah berpengalaman dalam dunia pemerintahan. Zulfikar meyakini, pasangan nomor urut empat ini akan menata Kota Tangsel menjadi jauh lebih baik dengan latar belakang keduanya yang sudah tidak diragukan lagi. “Jauh-jauh saya pulang dari Unpad Jatinangor untuk mengikuti pemilihan walikota Tangerang Selatan. Saya ingin menitipkan amanat kepada bu Airin, saya ingin melihat daerah tempat saya dilahirkan dan dibesarkan maju, aman, tentram, dan sejahtera,” papar Zulfikar.

Zulfikar mengatakan, kelak Airin-Benyamin terpilih menjadi walikota dan wakil walikota Tangsel akan mampu mengakomodir potensi pemuda.  Selain itu, pasangan ini mampu memperbaiki kemacetan dan masalah transportasi lainnya di Kota Tangsel. “Saya berharap kelak bu Airin dan Pa Benyamin terpilih mampu mengakomodir potensi pemuda di Kota Tangsel, dan juga mengatasi permasalahan kemacetan dan permasalahan transportasi lainnya, ” tandas Zulfikar sembari mengatakan bahwa dirinya yakin jagoannya itu akan menang pada pencoblosan besok. (Mus)

Saget: Rambut Nomor 4 Untuk Airin-Benyamin

E-mail Cetak PDF
Saget, seorang simpatisan calon walikota dan wakil walikota Tangsel nomor urut 4 Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie, rela mencukur rambutnya dengan bertuliskan angka 4 untuk mendukung pasangan calon tersebut.

Hal itu dilakukan saat kampanye pasangan Airin-Benyamin di Lapangan Pakujaya, Serpong Utara, Jum’at (29/10). Cukuran Saget tersebut  cukup menjadi perhatian banyak orang. Rambut antik tersebut untuk membuktikan bahwa pria berusia 34 tahun ini mendukung pasangan yang diusung 9 partai itu.

“Saya rela mencukur rambut bernomor empat demi ibu Airin,” ungkapnya ketika saat kampanye.

Dikatakan Saget, untuk membentuk rambut seperti itu, cukup membutuhkan waktu satu jam. Bahkan kata dia, tukang cukur bernama Hendry yang juga masih temannya kesulitan membentuk angka 4. Bentuk nomor empat ini terdapat di tiga sisi berbeda. Diatas, kanan, dan kiri kepala.

“Biaya cukur lebih mahal disbanding cukur biasa. Biayanya Rp 30.000,-,” ungkap pria yang saat ini tinggal di Kampung Dongkal Kelurahan, Pondok Jagung Timur, Serpong Utara ini.

Ia memilih menjadi pasangan ini, karena Airin sebagai  calon walikota cerdas, peduli terhadap warga, dan ramah. Sedangkan calon wakil walikota Benyamin Davnie, menurut dia, mempunyai pengalaman dalam pemerintahan saat menjadi PNS di Kabuipaten Tangerang. “ Keduanya pasangan yang pas,” ucapnya.

Dijelaskan Saget, pada kampanye pilpres dan pileg, dia tidak mencukur rambutnya. Menurutnya, Pemilukada Tangsel merupakan sejarah tersendiri. Karena ini pertama kali di kota pemekaran dari Kabupaten Tangerang ini. “ Ini sejarah bagi saya, Saya lahir dan cari uang disini,” terang Saget. (mug-07/jah)
Sumber: HU Radar Banten

Sancaya Rini Dukung Program Go Green Airin

E-mail Cetak PDF
Sancaya Rini, pelestari batik dengan pewarna alami ini menyadari betul arti penting alam dan lingkungan hidup bagi kelangsungan hidup manusia. Karena itu, ia mendukung program penghijauan (go green) yang digencarkan Airin Rachmi Diany. Terutama, program penanaman pohon untuk menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

“Saya mendukung program-program yang mengangkat isu lingkungan, khususnya konsep go green dengan penanaman pohon yang dilakukan oleh Ibu Airin,” ungkap Rini yang lewat kreasi batik dengan pewarna alami berhasil meraih anugrah Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) Award 2009.  

Pemilik merk batik dengan nama Creative Kanawida ini berharap, program go green bisa melibatkan masyarakat yang lebih luas lagi. Karena dengan adanya partisipasi aktif warga maka program go green ini akan terlaksana dengan baik. Selain itu, pohon yang telah ditanam harus dirawat dengan baik.

“Saya harapkan program penanaman pohon ini bisa melibatkan masyarakat Tangsel yang lebih luas lagi, yang terpenting juga adalah pohon yang ditanam itu harus dirawat sebaik mungkin,” tandas Rini yang bertempat tinggal di Jl. H. Soleh No. 2, Rt 02/ 02 Benda Baru Pamulang. (mus)

Beny: Airin-Benyamin Lestarikan Budaya Lokal

E-mail Cetak PDF
Setu—Calon Walikota dan Wakil Walikota Airin-Benyamin dinilai sangat peduli terhadap persoalan budaya di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Beny, pelestari gambang beraliran modern mengatakan, Airin-Benyamin adalah figur yang kerap berbaur dan memberi motivasi kepada para pelaku seni agar terus berupaya melestarikan kebudayaan lokal.

Hal ini, menurut Beny, sangat penting karena budaya lokal seperti budaya betawi, kini mulai tergerus arus modernisasi dan globalisasi. Karanya, motivasi dan daya dorong pada para pelaku seni untuk terus memacu kreatifitas agar bersaing dengan budaya lain sangat dibutuhkan.

"Bu Airin dan Bang Ben merupakan sosok yang peduli terhadap budaya di Kota Tangsel, keduanya bukan hanya dekat dengan para pelaku seni, tapi mereka berdua juga selalu memberikan motivasi agar budaya betawi di Tangsel ini tetap lestari," ungkap warga Betawi asli ini saat di temui di kediamannya  di Setu, Minggu (10/10).

Beny berharap, bila Airin-Benyamin diberi amanah memimpin Tangsel, keduanya tetap  dekat dengan rakyat dan mampu menganggkat budaya lokal seperti budaya betawi sebagai salah satu khazanah budaya di Kota termuda Provinsi Banten ini. (mus)

Halaman 1 dari 5

Baner