Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar berpesan agar wanita-wanita masa kini dapat menjadi kartini modern. Linda pun menyebutkan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany sebagai contoh kartini baru.Hal itu disampaikannya dalam puncak acara peringatan Hari Kartini Kota Tangerang Selatan 2011, Rabu (4/5/2011) di ruang Graha Widya Bhakti, Gedung Puspiptek, Serpong, Kota Tangerang Selatan. Selain Linda, Airin juga hadir dalam acara tersebut bersama Ketua DPRD Tangsel Bambang P Rachmadi dan pejabat pemerintah kota setempat.
"Saya lihat banyak para kartini modern di Tangsel ini, ya, seperti Ibu Airin ini, dia kan wali kota yang perempuan di Tangsel. Ya, sosok seperti beliau inilah kartini Tangsel," kata Linda seraya menunjuk ke arah Airin di sela-sela acara.
Acara peringatan Hari Kartini tersebut diisi dengan renungan dan refleksi terkait kiprah Raden Ajeng Kartini semasa perjuangan. Dalam pidatonya Linda mengingatkan para wanita di Tangsel untuk bangkit dan dapat meniru sosok Kartini zaman dulu. "Kartini terkenal dengan prinsip dan filosofi hidupnya, 'Habis Gelap Terbitlah Terang.' Padahal, saat itu kan masih zaman penjajahan. Nah, apalagi sekarang wanita Tangsel sudah merdeka, jadi harus mampu menjadi kartini-kartini baru di Tangsel," kata Linda kepada hadirin. (Urban Serpong,Kompas)






Banyak kalangan yang menaruh harapan pada walikota dan wakil walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Hj. Airin RAchmi Diany dan Benyamin Davnie. Salah satunya datang dari personel Wali Band Apoy.
Rakyat Merdeka - Direktur Puskaptis Husin Yazid menyatakan, masa depan Tangerang Selatan di bawah kepemimpinan Airin bakal cerah. Soalnya, meski tidak berpengalaman dalam birokrasi, tapi Airin berpengalaman di dunia keorgani-sasian. Salah satunya, menjadi Ketua PMI Tangsel.
Hasil Quick Count Pusat Kajian Kebijakan dan Kebijakan Strategis (Puskaptis), Lembaga Survei Indonesia Konsultan Citra Indonesia (LSI KCI) dan Lembaga Survei Indonesia (LSI)yang memenangkan Airin-Benyamin mendapat perhatian dari Ketua Umum partai Demokrat Anas Urbaningrum.
Meidi F. Lambogia Ketua Partai Damai Sejahtera (PDS) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengatakan, Pemilihan Umum Kepala daerah (Pemilukada) Tangsel yang diawali dengan damai, harus diahiri dengan damai. Pasalnya, semua pasangan calon telah menandatangani fakta integritas kalah dan menang. Implementasinya, sambung Meidi, pasangan calon yang kalah harus legowo. 















