Saturday, May 25th

Last update:09:01:42 PM GMT

You are here

Warning: Parameter 1 to plgContentPlg_Jabookmark::onAfterDisplayTitle() expected to be a reference, value given in /home/marime93/public_html/libraries/joomla/event/event.php on line 67

PT KAI Revitalisasi Stasiun Jurang Mangu

E-mail Cetak PDF
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai awal tahun 2012 akan merevitalisasi Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan. Karena itu, perusahaan BUMN itu akan menganggarkan dana sebesar Rp 15 miliar.

Demikian yang diungkapkan oleh Edy Harjono, VP Komersialisasi Aset dan Stasiun PT KAI, kepada wartawan seusai penandatanganan nota kesepahaman antara pihaknya dengan Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany, Kamis (15/12), di BSD. "Dalam waktu dekat ini kami akan merevitalisasi 12 stasiun yang ada di Jabodetabek, salah satunya adalah Stasiun Jurangmangu," ucapnya.

Menurut Edy, selain memperbaiki Stasiun Jurangmangu, secara paralel juga akan merevitalisasi Stasiun Rawabuntu dan Sudimara. Namun sebagai awal proyek, Stasiun Jurangmangu, yang didahulukan, mengingat kebutuhan yang sudah mendesak. "Kami melihat skala prioritas. Stasiun Jurangmangu terletak dekat dengan Bintaro, yang mana mayoritas penduduknya bekerja di Jakarta," ucapnya.

Mengenai berapa dana investasi yang akan ditanamkan untuk merevitalisasi stasiun tersebut, kata Edy, pihaknya mengestimasi sekitar Rp 15 miliar. "Kami akan mengubah Stasiun Jurangmangu, bukan sekadar stasiun tetapi menjadi suatu kawasan bisnis, agar bisa meningkatkan perekonomian warga sekitar," ucapnya.

Untuk saat ini, kata Edy, Stasiun Jurangmangu memang tidak terlalu ramai. Tapi setelah direvitalisasi, diharap mampu meningkatkan jumlah penumpang menjadi beberapa kali lipat. Karena itu, setelah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman tadi, pihaknya bersama pihak terkait akan segera melakukan kajian.

Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany, menyambut baik minat PT KAI yang hendak merevitalisasi stasiun tersebut. Menurut Airin, program revitalisasi PT KAI itu seirama dengan keinginannya yang hendak mengatasi masalah kemacetan di Tangsel. "Saya berharap ada perubahan pola prilaku dari warga Tangsel, yang biasa mengendarai motor atau mobil, untuk mau naik kereta api jika ingin berangkat kerja ke Jakarta," ucap Airin.

Karena melalui revitalisasi tersebut, pengendara motor dan mobil bisa memarkirkan kendarannya di Stasiun Jurangmangu, untuk selanjutnya menggunakan kereta api. Selain dilakukan revitalisasi, kata Airin, ke depannya dia juga berharap ada suatu sistem transportasi yang komprehensif, untuk melayani warga Tangsel, yang hendak ke berbagai tempat tujuan. "Saya harap ada bus-bus yang bisa menyambung antarkompleks perumahan dan rumah warga," ujarnya. (ver/mus)

Sumber: Warta Kota

Baner